Wednesday, January 16, 2019

ESDM Pamer Keuntungan RI Genggam Saham Freeport

    Kementerian ESDM menyatakan pembelian saham PT Freeport Indonesia sebesar 51,2 persen

Negaratoto -- Kementerian ESDM menyatakan pembelian saham PT Freeport Indonesia sebesar 51,2 persen sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM Hufron Asrofi menuturkan pembelian saham mayoritas PT Freeport sudah sesuai dengan ketentuan hukum. Diketahui, pembelian saham itu dilakukan pada Desember lalu senilai Rp55 triliun.

Kementerian itu menilai jika menunggu Kontrak Karya perusahaan berakhir pada 2021 akan menempatkan kedua belah pihak dalam situasi yang sama-sama rugi. 

Dia juga menilai bakal ada sejumlah dampak jika hak perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) tak diberikan. Di antaranya adalah gugatan arbitrase internasional yang berpengaruh pada persoalan tenaga kerja dan pendapatan APBD.

Dampak lainnya, katanya, adalah ekonomi Kabupaten Mimika bakal terhenti karena sebagian besar ekonomi di wilayah itu digerakkan operasi PT Freeport.

Soal keuntungan memeroleh saham mayoritas PT Freeport, anggota Komisi VII DPR Adian Napitulu juga menyatakan pendapatnya. Dia menuturkan siapa yang menduga perusahaan yang mengelola gunung emas terbesar kini dikendalikan oleh BUMN.

Di sisi lain, Freeport McMoran masih akan menjadi pengelola tambang PT Freeport Indonesia, meski Pemerintah Indonesia melalui PT Inalum mendominasi kepemilikan saham.

0 comments:

Post a Comment