Pembangunan kabel optik palapa ring.
Negaratoto -- Komisi I DPR RI menyarankan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominf) dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) agar berhati-hati saat membangun jaringan Palapa Ring Timur.
Wakil Ketua Komisi I DPR Mayjen (Purn) TNI Asril Hamzah Tanjung mengkhawatirkan pembangunan infrastruktur jaringan ini justru akan menguntungkan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Negaratoto -- Komisi I DPR RI menyarankan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominf) dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) agar berhati-hati saat membangun jaringan Palapa Ring Timur.
Wakil Ketua Komisi I DPR Mayjen (Purn) TNI Asril Hamzah Tanjung mengkhawatirkan pembangunan infrastruktur jaringan ini justru akan menguntungkan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
"Palapa ring timur 90 persen kan udh mau kelar. Tapi harus hati hati pembangunannya dan bukan menghambat . Belum berapa bulan 31 pekerja kita dibunuh OPM, lalu pakah infrastruktur tidak akan dimanfaatkan OPM," kata Asril dalam rapat kerja bersama Kominfo di ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta Pusat.
"OPM jangan sampai memanfaatkan Palapa Ring, ini kita pilih pilih daerah pembangunan papua. Kita pilih kawasan yang aman dan di bawah pengawasan kita. Jangan sampai ini malah bermanfaat bagi musuh," tutur Asril.
"Papua harus hati-hati, padahal negeri kita sendiri. Jangan sampai dimanfaatkan sebesar besarnya oleh OPM. OPM juga kan bilang tidak butuh pembangunan negara, mereka maunya bebas,"
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi I DPR RI Budi Youyastri mengatakan pembangunan tulang punggung jaringan internet ini justru juga sangat dibutuhkan OPM. "Begitu akses internet menjadi lebih luas di Papua siapa yang akan menggunakan akses internet di sana, di kepala saya yang pasti yang sangat butuh OPM yang sudah lebih pintar menggunakan jaringan dia gerakan intelektual gerakan bersenjatan kekuatannya," ujar Budi.